KEISTIMEWAAN BULAN RAMADHAN

Dalam rangkaian ayat-ayat yang berbicara tentang puasa, Allah menjelaskan bahwa Al-Quran diturunkan pada bulan Ramadhan. Dan pada ayat lain dinyatakannya bahwa Al-Quran turun pada malam Qadar, Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada Lailat Al-Qadr. Ini berarti bahwa di bulan Ramadhan terdapat malam Qadar itu, yang menurut Al-Quran lebih baik dari seribu bulan. Para malaikat dan Ruh (Jibril) silih berganti turun seizin Tuhan, dan kedamaian akan terasa hingga terbitnya fajar.

Di sisi lain sebagaimana disinggung pada awal uraian bahwa dalam rangkaian ayat-ayat puasa Ramadhan, disisipkan ayat yang mengandung pesan tentang kedekatan Allah Swt. kepada hamba-hamba-Nya serta janji-Nya untuk mengabulkan doa siapa pun yang dengan tulus berdoa.

Dari hadis-hadis Nabi diperoleh pula penjelasan tentang keistimewaan bulan suci ini. Namun seandainya tidak ada keistimewaan bagi Ramadhan kecuali Lailat Al-Qadr, maka hal itu pada hakikatnya telah cukup untuk membahagiakan manusia.

Secara Garis besar menurut pendapat ulama' ada 5 Keistimewaan di bulan Ramadhan seperti yang dijelaskan dalam hadist yang diriwayatkan oleh Ahmad :

Artinya:
Dari Abu Hurairah r.a., Nabi saw. Bersabda, “Umatku dikaruniai Lima keistimewaan pada Bulan Ramadhan, yang belum pernah diberikan kepada Umat-umat sebelum mereka : (1) Bau mulut Orang yang berpuasa di sisi Allah lebih disukai Oleh Allah daripada minyak kasturi, (2) Ikan-ikan akan memohonkan ampunan untuk mereka sampai mereka berbuka. (3) Allah menghiasi surga-Nya setiap hari dan berfirman kepadanya,”saatnya hampir tiba bagi hamba-hamba-Ku yang Shalih yang tabah dalam ujian, untuk melepaskan segala beban kesukaran (di dunia) dan mereka akan mendatangimu”. (4) Syaitan-syaitan yang jahat akan di belenggu sehingga tidak dapat bebas menggoda mereka sebagaimana di bulan-bulan lainnya. (5) Pada Malam terakhir bulan tersebut, mereka akan di ampuni. Ada yang bertanya, “ya Rasulullah, apakah malam itu malam lailatul-Qadar?” beliu bersabda, “bukan, tetapi seorang pekerja akan diberikan upahnya jika telah selesai melakukan pekerjaannya”. (HR.Ahmad)

Wallahu A'lam

Untuk lebih jelasnya silahkan baca artikel selanjutnya disini

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2010-2011 catatan-ku All Rights Reserved.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.